FOLLOW KAMI DI

Pencarian
Polling
Bagaimanakah Website Masjid Agung Jami Malang ?
 
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini324
mod_vvisit_counterKemarin810
mod_vvisit_counterMinggu Ini2067
mod_vvisit_counterMinggu Lalu2829
mod_vvisit_counterBulan Ini7773
mod_vvisit_counterBulan Lalu14899
mod_vvisit_counterJumlah1776322

We have: 6 guests, 1 bots online
IP: 3.80.38.5
21 Feb, 2019



PostHeaderIcon Terbaru

PostHeaderIcon Sejarah


Masjid adalah sebuah institusi amat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain itu, masjid merupakan sarana keagamaan yang memiliki makna strategis bagi umat Islam, tidak saja dalam masalah ritual keagamaan tapi juga berkaitan dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan, sosial dan budaya dalam arti luas.

Sebagai masjid utama di Kota Malang, Masjid Agung Jami’ yang terletak di Jalan Merdeka Barat No 3 Malang juga tidak lepas dari fungsi-fungsi tersebut.  Apalagi posisi Masjid Agung Jami’ Malang yang awal berdirinya bernama Masjid  Jami’ itu letaknya cukup strategis dipusat kota. Tepatnya di sebelah barat alun-alun pusat kota Malang. Di sebelah selatan masjid terdapat bangunan Bank Mandiri (eks. Bank Bumi Daya) dan di sebelah utara terdapat bangunan kantor Asuransi Jiwasraya.

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Ramadan Bil Hikmah Masjid Jami Hadirkan Qori’ Muammar ZA

Hafidz Quran Ratusan khuffadz (penghafal Alqur'an) dari Malang raya mengikuti acara Khotmil Qur'an bin ghoib (khataman Alqur'an) di Masjid Agung Jami Malang, Selasa (15/7), dimulai pukul 05.30 – 16.30 WIB. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an yang bertepatan dengan 17 Ramadan 1435 Hijriyah.

"Acara ini rutin kami laksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an, sekaligus menjadi ajang reuni para khuffadz. Mereka (para khuffadz, red.) tidak hanya datang dari wilayah Malang Raya, tapi juga dari beberapa daerah, seperti Pasuruan, Gresik, Bangil da Surabaya," kata H Abdul Azis, Ketua III Takmir Masjid Agung Jami Malang, kemarin.

Selanjutnya...

 

Kisah Dua Tukang Sol

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Selanjutnya...

 

Cara Sujud yang Benar

Para ulama fiqih mendifinisikan shalat sebagai tindakan-tindakan dan ucapan-ucapan yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tindakan-tindakan dan ucapan-ucapan itu selanjutnya dinamakan rukun dan pemenuhannya menjadi satu keharusan. Berarti, bila tidak dikerjakan mengakibatkan shalatnya batal. Atau disebut sunnah jika berfungsi sebagai pelengkap dan penyempurnaan saja. Sehingga, kalau ditinggalkan, tidak sampai berakibat membatalkan shalat.

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Kisah Teladan

Tukang Sapu Masjid

JANGAN pernah merasa keci hati atau kecewa meskipun tidak mendapat keberuntungan (materi) dalam hidup di dunia. Ketidakberuntungan itu akan diganti dengan keberuntungan lain yang lebih menenteramkan dan berdimensi masa depan yang hakiki. Tak apalah saat ini kita tidak berkecukupan materi, tapi dalam kehidupan kelak yang lebih abadi, kita harus merebut kebahagiaan yang sesungguhnya. Tapi alangkah indahnya, kalau kita bisa meraih keduanya, kecukupan di dunia dan di akhirat seperti doa sapu jagat yang selalu kita ucapkan. Rabbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina adzabannar.

Suatu saat Rasulullah shallahu alaihi wa sallam dibuat kaget ketika datang ke masjid, karena tidak menjumpai seorang jamaah yang tidak pernah absen salat lima waktu berjamaah. Dia adalah seorang perempuan berkulit gelap yang tentu saja tidak rupawan, tapi dia selalu datang ke masjid pada waktu salat. Bukan itu saja, perempuan keling ini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masjid. Setiap datang dia selalu membersihkan bagian-bagian masjid yang dianggap kotor. Menyapu masjid adalah aktivitas yang tidak pernah ditinggalkan, selain tentu saja salat jamaah lima waktu.

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Profile Kyai

Habib Sholeh bin Muhammad Mauladawilah

Lahir di Singosari Malang pada 1295 H / 1807 M. Wafat Jum’at, 28 Ramadhan 1370 H / 1950 M. Di Makamkan di Pemakaman Umum Kasin, Malang. Pendidikan Nyantri kepada Al Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, di Kota Siwon, Hadramaut, Yaman, berguru pada Al Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi (Shohibul Maulid), dan kepada Al Habib Ahmad bin Hasan Al Attas. Putra/Putri 13 Orang.

Perjuangan/Pengabdian : Perintis berdirinya Madrasah Attaraqqie, Mengajar di beberapa masjid, dan majelis taklim.

Ulama Waro’ yang Sederhana

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Mutiara Kalam

Sufyan bin Muhammad Ajlan menerangkan, pada hari kiamat kelak setiap orang pasti menangis. Kecuali tiga mata :

1. Mata yang selalu dibuat menangis karena takut pada Allah SWT
2. Mata yang terpejam, ketika melintasi hal-hal yang diharamkan Allah SWT
3. mata yang dibuat jaga malam, ketika jihad menegakkan agama Allah.

Selamat Datang di Website Resmi Masjid Agung Jami Malang - Indonesia , Kirimkan Kritik, Saran dan Informasi ke admin@masjidjami.com