FOLLOW KAMI DI

Pencarian
Polling
Bagaimanakah Website Masjid Agung Jami Malang ?
 
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini120
mod_vvisit_counterKemarin285
mod_vvisit_counterMinggu Ini120
mod_vvisit_counterMinggu Lalu2291
mod_vvisit_counterBulan Ini6945
mod_vvisit_counterBulan Lalu10278
mod_vvisit_counterJumlah1712818

We have: 2 guests online
IP: 54.81.150.27
23 Sep, 2018



PostHeaderIcon Terbaru

PostHeaderIcon Sejarah


Masjid adalah sebuah institusi amat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain itu, masjid merupakan sarana keagamaan yang memiliki makna strategis bagi umat Islam, tidak saja dalam masalah ritual keagamaan tapi juga berkaitan dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan, sosial dan budaya dalam arti luas.

Sebagai masjid utama di Kota Malang, Masjid Agung Jami’ yang terletak di Jalan Merdeka Barat No 3 Malang juga tidak lepas dari fungsi-fungsi tersebut.  Apalagi posisi Masjid Agung Jami’ Malang yang awal berdirinya bernama Masjid  Jami’ itu letaknya cukup strategis dipusat kota. Tepatnya di sebelah barat alun-alun pusat kota Malang. Di sebelah selatan masjid terdapat bangunan Bank Mandiri (eks. Bank Bumi Daya) dan di sebelah utara terdapat bangunan kantor Asuransi Jiwasraya.

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Ramadan Bil Hikmah Masjid Jami Hadirkan Qori’ Muammar ZA

Hafidz Quran Ratusan khuffadz (penghafal Alqur'an) dari Malang raya mengikuti acara Khotmil Qur'an bin ghoib (khataman Alqur'an) di Masjid Agung Jami Malang, Selasa (15/7), dimulai pukul 05.30 – 16.30 WIB. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an yang bertepatan dengan 17 Ramadan 1435 Hijriyah.

"Acara ini rutin kami laksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an, sekaligus menjadi ajang reuni para khuffadz. Mereka (para khuffadz, red.) tidak hanya datang dari wilayah Malang Raya, tapi juga dari beberapa daerah, seperti Pasuruan, Gresik, Bangil da Surabaya," kata H Abdul Azis, Ketua III Takmir Masjid Agung Jami Malang, kemarin.

Selanjutnya...

 

Kisah Dua Tukang Sol

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Selanjutnya...

 

Cara Sujud yang Benar

Para ulama fiqih mendifinisikan shalat sebagai tindakan-tindakan dan ucapan-ucapan yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tindakan-tindakan dan ucapan-ucapan itu selanjutnya dinamakan rukun dan pemenuhannya menjadi satu keharusan. Berarti, bila tidak dikerjakan mengakibatkan shalatnya batal. Atau disebut sunnah jika berfungsi sebagai pelengkap dan penyempurnaan saja. Sehingga, kalau ditinggalkan, tidak sampai berakibat membatalkan shalat.

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Kisah Teladan

Gunung Menangis Takut Tergolong batu api Neraka

Pada suatu hari Uqa'il bin Abi Thalib telah pergi bersama-sama dengan Nabi Muhammad s.a.w.. Pada waktu itu Uqa'il telah melihat berita ajaib, dan hal tersebut membuat hatinya bertambah kuat di dalam Islam dengan sebab tiga perkara tersebut. Peristiwa pertama adalah, bahawa Nabi Muhammad s.a.w. akan mendatangi hajat yakni mebuang air besar dan di hadapannya terdapat beberapa batang pohon. Maka Baginda s.a.w. berkata kepada Uqa'il, "Hai Uqa'il teruslah engkau berjalan sampai ke pohon itu, dan katalah kepadanya, bahawa sesungguhnya Rasulullah berkata; "Agar kamu semua datang kepadanya untuk menjadi aling-aling atau penutup baginya, kerana sesungguhnya Baginda akan mengambil air wuduk dan buang air besar."

Uqa'il pun keluar dan pergi mendapatkan pohon-pohon itu dan sebelum dia menyelesaikan tugas itu ternyata pohon-pohon sudah tumbang dari akarnya serta sudah mengelilingi di sekitar Baginda s.a.w. selesai dari hajatnya. Maka Uqa'il kembali ke tempat pohon-pohon itu.

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Profile Kyai

KH. Anwar

Lahir di Probolinggo (tidak diketahui tanggal dan tahun kelahirannya). Wafat Tahun 1992, Dimakamkan di Komplek Pesantren Annur Bululawang. Pendidikan Pesantren Siwalan Panji Sidoarjo dan Pesantren Sidogiri Pasuruan, dll. Putra/Putri 7 Orang

Perjuangan/Pengabdian :
Pendiri Ponpes Annur Bululawang, Mustasyar NU Kabupaten Malang.

Kiai Ahli Mujahadah, Pemerhati Ilmu

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Mutiara Kalam

Sufyan bin Muhammad Ajlan menerangkan, pada hari kiamat kelak setiap orang pasti menangis. Kecuali tiga mata :

1. Mata yang selalu dibuat menangis karena takut pada Allah SWT
2. Mata yang terpejam, ketika melintasi hal-hal yang diharamkan Allah SWT
3. mata yang dibuat jaga malam, ketika jihad menegakkan agama Allah.

Selamat Datang di Website Resmi Masjid Agung Jami Malang - Indonesia , Kirimkan Kritik, Saran dan Informasi ke admin@masjidjami.com