FOLLOW KAMI DI

Pencarian
Polling
Bagaimanakah Website Masjid Agung Jami Malang ?
 
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini113
mod_vvisit_counterKemarin239
mod_vvisit_counterMinggu Ini2124
mod_vvisit_counterMinggu Lalu2913
mod_vvisit_counterBulan Ini11631
mod_vvisit_counterBulan Lalu17641
mod_vvisit_counterJumlah1536611

We have: 81 guests online
IP: 54.224.164.166
23 Nov, 2017



PostHeaderIcon Terbaru

PostHeaderIcon Kisah Teladan

Malaikat Duduk di Pintu

Ali bin Thalib menerangkan, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: "Setiap hari Jum'at ada tujuh puluh malaikat duduk di setiap pintu masjid, mereka bertugas menulis nama-nama orang yang datang awal waktu, hingga salat Jum'at dilaksanakan. Orang yang terakhir ditulis namanya adalah yang datang ketika imam sudah berada di atas mimbar, sepanjang tidak menerobos shaf (barisan) yang sudah rapi, dan tidak mengucapkan sesuatu kecuali dzikir. Orang yang paling akhir dicatat namanya, adalah yang paling rendah derajatnya di sisi Allah. Tapi, dosa-dosa yang dilakukan antara Jum'at dengan Jum'at berikutnya tetap mendapat ampunan.

Selanjutnya...

 

Memuliakan Bulan Sya'ban

‘’Barang siapa yang mengagungkan bulan Sya’ban, bertakwa kepada Allah dan taat kepada-Nya, serta menahan diri dari perbuatan maksiat, maka Allah SWT mengampuni dosanya dan menyelamatkannya pada tahun itu dari segala macam bencana, dan dari bermacam-macam penyakit.”

Diceritakan dari Muhammad bin Abdullah az Zahidiy bahwa dia berkata: Kawan saya Abu Hafshin al Kabir telah meninggal dunia, maka saya menyalatinya. Dan saya tidak mengunjungi kuburnya lagi selama delapan bulan. Kemudian saya bermaksud menengok kuburnya.
Ketika saya tidur di malam hari, saya bermimpi melihatnya, mukanya berubah menjadi pucat. Saya bersalam kepadanya dan dia tidak membalasnya. Kemudian saya bertanya kepadanya: "Subhanallah, mengapa engkau tidak menjawab salam saya?"

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Mengabaikan Nasihat Ibu

Mengabaikan Nasihat Ibu

Diceritakan ada seorang abid terkenal dengan sifatnya yang mulia. Pada suatu hari ia pergi ke Makkah untuk melaksanakan ibadah. Namun, kepergiannya tidak mendapat restu ibunya, serta tidak direlakan. Tapi, ia tetap nekat pergi tanpa mempedulikan larangan ibunya.

Dari belakang ibunya mengikuti sambil berdoa: "Wahai Tuhanku, anakku telah membakarku dengan api perpisahan. Maka timpakanlah kepadanya suatu siksaan!" Sang ibu merendahkan diri dan bermunajat kepada Allah SWT.

Selanjutnya...

 

Meratapi Siksa dan Nikmat Kubur

Pada suatu ketika Hasan Al Bashri duduk di teras rumah seorang diri. Tiba-tiba di depan rumah lewat jenazah yang diiringi sanak kerabat dan teman-temannya. Di antara sekian banyak orang, terdapat putri si mayit yang mengiring sambil menangis. Hasan  Al Bashri segera berdiri, ikut mengiring jenazah, hingga mendengar ucapan putri si mayit yang sedang menangis:

Selanjutnya...

 

Nasihat yang Membawa Petaka

Sayyid Ni'matullah al-Jazairi rahimahullah berkata, bahwa  seorang yang sangat dipercayainya menuturkan sebuah cerita kepadanya: Ada seorang laki-laki di Kota Isfahan yang memiliki seorang istri. Pada suatu hari, dia terlibat pertengkaran sengit dengan istrinya, sehingga –-karena tidak dapat menguasai amarahnya yang meluap-luap, dan membabi-buta—dia memukulnya dengan tongkat keras-keras. Akan tetapi, akibatnya sungguh tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Selanjutnya...

 
Artikel Lain...
Selamat Datang di Website Resmi Masjid Agung Jami Malang - Indonesia , Kirimkan Kritik, Saran dan Informasi ke admin@masjidjami.com